Pengertian Beserta Tugas dan Tanggung Jawab Admin Logistik (Logistic Administrative) Secara Lengkap

Tugas dan Tanggung Jawab Admin Logistik Beserta Gajinya
Berbeda dengan administrasi atau akuntan yang pasti dimiliki sebuah perusahaan. Divisi logistik hanya ada pada perusahaab skala besar yang mana perusahaan tersebut mempunyai banyak cabang. Divisi logistik harus mampu memenuhi kebutuhan setiap cabang perusahaan agar operasionalnya tidak terhambat.

Logistik berasal dari bahasa perancis loger, yang berarti menginapkan atau menyediakan. Logistik dengan kata lain berkaitan erat dengan proses pengolahan barang mulai dari pemindahan pengadaan barang, penyimpanan, serta pemeliharaanya. Beberapa persoalan bisa muncul dalam kaitannya dengan logistik, seperti
  • Kebingunngan mencari peralatan yang dibutuhkan
  • Kesulitan mencari barang di gudang akibat dari kondisi barang di gudang yang tak beraturan
  • Ketersediaan barang yang dibutuhkan, dan sebagainya

Persoalan-persoalan diatas akan berdampak negatif bagi keberlangsungan kegiatan operasional perusahaan. Oleh karenanya dibutuhkan pencatatan yang berhubungan pada proses pengelolaan barang, mulai dari penyimpanan, pemindahan serta pengadaan barang sampai dengan penghapusan barang agar tujuan perusahaan bisa tercapai.

Adapun mengenai fungsi dari admin logistik yakni:
  1. Merencanakan kebutuhan
  2. Penyimpanan
  3. Ditribusi
  4. Penggunaan, dan
  5. Penghapusan


Tanggung jawab Administrative Logistic (Admin logistik)

  • Pengambilan data penerimaan barang (GRN) ke dalam Sistem ERP
  • Melakukan tugas administratif (termasuk dokumen pendistribusian / collection / filling).
  • Kompilasi laporan ketidaksesuaian dan ekspirmasikan penutupan dari perbedaan produk.
  • Perbarui dan kompilasi laporan bulanan terkait logistik.
  • Memelihara dan memperbarui catatan persediaan persediaan dan lokasi barang.
  • Membantu menjawab panggilan masuk dan pengambilan pesan.
  • Tugas logistik terkait lainnya yang ditugaskan.

Tugas Admin Logistik secara umum

  • Lakukan proses untuk mengirimkan tagihan kode dan cek permintaan.
  • Log data yang berkaitan dengan administrasi logistik ke dalam sistem pengiriman.
  • Menyiapkan dokumentasi pengiriman dan mengembangkan hubungan yang baik dengan agen pengiriman (transportasi/ pengangkutan).
  • Terlibat secara umum dalam pengadaan, pemrosesan pesanan.
  • Berinteraksi dengan pelanggan sehubungan dengan jadwal bagian dan pengiriman yang mempertahankan basis data klien.
  • Mempertahankan faktur database kinerja vendor.
  • Menyiapkan catatan pengiriman untuk agen di lapangan untuk memastikan pengiriman dan korespondensi yang tepat waktu.
  • Berinteraksi dengan pemasok eksternal yang terkait dengan pengiriman sampel untuk rekan departemen organisasi saat cuti atau tidak hadir.
  • Mengembangkan dan memelihara hubungan dengan departemen teknik untuk pergerakan barang atau barang perbaikan.
  • Berinteraksi dengan pemasok eksternal dan internal sehubungan dengan penyampaian catatan umum bersamaan dengan tugas kantor.
  • Berpartisipasi dalam administrasi catatan penjualan internal dan prosedur.
  • Menerima pengiriman dan memastikan kualitas dan kuantitas
  • Melacak dan memperlancar proses pembelian
  • Membuat dan memelihara kontak dengan vendor dan pelanggan untuk memastikan pengiriman barang secara tepat waktu
  • Berinteraksi dengan penyedia layanan logistik pihak ketiga
  • Mengaudit biaya dan dokumentasi audit
  • Memastikan keakuratan semua persediaan
  • Menjaga komunikasi dengan staf gudang untuk memastikan tatanan kerja yang benar
  • Meninjau ulang tagihan, faktur dan pesanan pembelian
  • Pastikan semua pembayaran diproses tepat waktu
  • Membantu pelanggan dengan menanggapi pertanyaan
  • Memperbarui informasi pengiriman dalam database
  • Atur file secara manual dan elektronik
  • Memantau dan fasilitasi perintah perbaikan
  • Mengkoordinasikan pengiriman untuk item yang diperbaiki atau dikembalikan
  • Memastikan gudang memiliki ruang yang cukup untuk pengiriman masuk
  • Memastikan semua item diberi nomor dan tag dengan benar
  • Bertanggung jawab dalam pembuangan barang yang tidak berguna atau rusak
  • Melakukan prosedur keselamatan untuk kendaraan transportast atau pengangkutan pengiriman
  • Melakukan Rekonsiliasi penerimaan pengiriman

Persyaratan atau Pengalaman yang dibutuhkan admin logistik

  • Berpengalaman dalam tugas administrasi dan pemasukan data (data entry).
  • Mampu mengoperasikan komputer (MS Office dan MS Outlook).
  • Kemampuan komunikasi yang baik.
  • Mampu bekerja mandiri atau secara tim.
  • Mampu bekerja di bawah tekanan.
  • Menjaga sikap (attitude).

Tujuan Logistik


Dari beberapa fungsi manajemen logistik yang sudah dijelaskan diatas, pasti ada tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan. Adapun tujuan logistik yaitu untuk memastikan bahwa ketersediaan barang selalu ada, oleh karena itu perusahaan harus memastikan bahwa serangkaian kegiatan logistik harus dapat berjalan dengan baik.

Dalam melakukan setiap kegiatannya, ada standar performa dan tata tertib administrasi Logistik yang harus dicapai dan diikuti. Adapun tingkat pencapaian yang diharapkan adalah untuk menjaga keseimbangan antara kualitas pelayanan yang ditawarkan dengan yang diharapkan oleh pelanggan.

Sistem Logistik


Mari kita bahas lebih banyak lagi tentang logistik. Oke, jadi logistik memiliki sistem yang tersusun dari beberapa fasilitas pelayanan yang biasanya akan terhubung dengan transportasi. Jadi pada sistem logistik akan membahas tentang bagaimana suatu material diproses, di manufaktur, disimpan dan diseleksi sampai pada proses penjualan ke para konsumen. Jika kita membahas tentang logistik, maka banyak hal yang harus diketahui. Namun saya tidak akan membahas itu semua. Saya Cuma akan membahas beberapa hal penting saja yang perlu untuk kita ketahui bersama.

Sistem logistik terdiri dari 4 bagian yaitu mulai dari pasokan, prosedur, jaringan distribusi dan konsumen. Berdasarkan 4 skema ini, sudah dapat digambarkan bagaimana proses logistik ini berlangsung. Untuk dapat memaksimalkan nilai sistem logistik, diperlukan variasi rencana mengenai segala keputusan di setiap aktivitasnya. Perencanaan logistik juga akan mempengaruhi desain dan operasional sistem logistis dan akan menciptakan efisiensi dan efektifitas produksi. 



Contoh Perencanaan Logistik

Adapun contoh perencanaan dan kegiatan logistik yang berada disekitar kita adalah sebagai berikut. Beberapa contoh ini bisa anda jadikan referensi pengetahuan umum.
  1. Melakukan penetapan tim
  2. Menetapkan tujuan perencanaan
  3. Menetapkan prioritas
  4. Menggambarkan keadaan dan ketersediaan sumber daya
  5. Melakukan identifikasi kelemahan dalam proses logistik
  6. Melakukan perencanaan perbaikan

Dari beberapa tahapan perencanaan logistik tersebut ada beberapa data yang diperlukan, diantaranya adalah data populasi, data status dan data keterkaitan barang yang diperlukan untuk menyusun perencanaan.

Setelah Anda mengetahui beberapa tugas dan tanggung jawab administrasi logistik dan ingin melamar pekerjaan pada posisi ini, tentu Anda terlebih dahulu harus menyiapkan materi pembelajaran tes admin logistik. Namun dengan membaca artikel ini, tentu akan memberikan manfaat bagi Anda. Karena semua tugas dan tanggung jawabnya sudah Anda ketahui, mulailah untuk menguasai beberapa hal tersebut.

Gaji Admin Logistik

Sekedar informasi tambahan tentang gaji admin logistik untuk saat ini adalah Rp. 3.547.902 / Bulan.


Demikian Penjelasan Tentang Pengertian Beserta Tugas dan Tanggung Jawab Admin Logistik (Logistic Administrative) Secara Lengkap. Semoga Bermanfaat

Penelusuran yang terkait dengan Tanggung Jawab Admin Logistik
  • tes admin logistik
  • gaji admin logistik
  • staf logistik tugasnya
  • tugas admin logistik di pt. pharos
  • admin ekspedisi adalah
  • gaji admin ekspedisi
  • admin gudang
  • staff logistik rumah sakit

Tidak ada komentar untuk "Pengertian Beserta Tugas dan Tanggung Jawab Admin Logistik (Logistic Administrative) Secara Lengkap"

Berlangganan via Email